Butuh Usaha Nyata untuk Mewujudkan Cita-Cita
21/10/2010 at 11:50 18 komentar
Hai Sobat-Sobatku yang baik! Sobat punya cita-cita, kan? Sudahkah berupaya mewujudkannya dengan sunguh-sungguh dan dengan jalan yang tepat?
Ya, kala seseorang mendambakan suatu perkara yang menjadi cita-citanya, ia tentu harus berupaya menempuh cara yang tepat untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Sebuah cita-cita tidak akan pernah terwujud tanpa adanya upaya. Sebuah cita-cita hanya akan menjadi angan-angan tatkala didiamkan begitu saja.
Ada kalanya orang memiliki cita-cita yang tinggi dan mulia. Namun ia tak pernah berupaya mewujudkan cita-citanya itu. Apalah artinya cita-cita jika begitu? Tidak jarang pula orang yang memiliki cita-cita yang tinggi dan mulia, tetapi ia tidak berada di jalur yang tepat untuk meraih cita-citanya. Semuanya upayanya pun sia-sia.
Baru-baru ini aku mengambil pelajaran dari seorang sahabat dalam mewujudkan cita-citanya. Ialah Mas Agus Siswoyo (AS). Mungkin di antara Sobat pun sudah ada yang mengenalnya.
Salah satu hal yang aku ketahui dari AS adalah ia sangat berambisi untuk menjadi seorang Ghost Writer yang Professional. Ia pun menuangkan ide-idenya tersebut dalam beberapa tulisannya. Coba Sobat tengok artikel Syarat Kompetensi Ghost Writer, Profesi Freelancer Bidang Penulisan, Perhatian! Ghost Writer Ada Dimana-mana di blog AS.
Banyak hal yang dilakukan oleh AS untuk mewujudkan ambisinya itu. Mulai dari menuangkannya dalam bentuk konsep Ghost Writer, hingga menjalankan misinya dengan cara “menyusup” ke beberapa blog tetangga. Pada tanggal 17 Oktober 2010 lalu, AS baru saja merayakan ultah blognya. Perayaan ultah tersebut pun terbilang unik. AS merayakan ultah blognya dengan menerbitkan artikel yang berbeda di beberapa blog tetangga yang tentunya setiap blog memiliki karakter masing-masing.
Di sini aku melihat kesungguhan AS dalam mewujudkan ambisinya. Perayaan ultah yang unik tersebut menurutku merupakan salah satu cara AS dalam meujudkan ambisi menjadi Ghost Writer, walaupun ia sendiri menampiknya saat kubilang seperti itu. Hebatnya lagi, AS bisa menyusup ke beberapa blog dan mampu mengikuti karakter blog yang disusupinya. Aku bilang, “AS ialah Blogger Bunglon” karena kepiawaiannya dalam beradaptasi itu. Bravo AS!!! AKu ikut berdoa untuk kesuksesan harapanmu!
Bagi Sobat yang belum kenal AS dan penasaran atau kurang yakin dengan apa yang kubilang tentang kepiawaian AS, silahkan tengok beberapa artikel berikut.
Resensi Buku, Apa Masih Musim?
Ancaman Cyber Bullying Terhadap Anak
7 Kebiasaan Melatih Kebahagiaan Diri
Ketika Harus Menjadi Bapak Mess Karyawan
Kerancuan Pemahaman Pluralisme di Masyarakat
Atau kunjungi langsung blog AS di Catatan Motivasi Blogging Indonesia.
Sekian ceritaku kali ini. Semoga bermanfaat, dan semoga kita semua mampu Menempuh Usaha Nyata untuk Mewujudkan Cita-Cita dengan tepat.
Salam persahabatan selalu,
Vidzas Erdien
Entry filed under: Refleksi, Tips Kehidupan. Tags: Cita-Cita, Ikhtiar, Upaya.
18 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


1.
Catatan Blogger 2 Inchi | 21/10/2010 pada 14:45
Wah mantab nih…cita2 sy bukan jadi blogger, tapi skrg kecebur nih, gmana dong?
2.
Erdien | Ceritaku Suka-Suka | 21/10/2010 pada 14:52
Mas UdinHamd nyebur ke dunia blogging kan cuman refresing sambil berbagi, sementara cita-citanya udah dijalani kan?
3.
Agus Siswoyo | 21/10/2010 pada 15:44
Terima kasih review Kang Erdien. Semoga saya tetap bisa berbagi semangat dengan kawan-kawan lain.
4.
Erdien | Ceritaku Suka-Suka | 21/10/2010 pada 23:10
Sama-sama Mas Agus. Iya Mas, semoga kau tetap mampu mmenjalankan peran itu dengan baik, amin!
5.
Caride™ | 22/10/2010 pada 09:00
kata guru saya, kalo mo berhasil harus action dan berani mengambil resiko…
nice post bro…
6.
Erdien | 22/10/2010 pada 10:41
Bener tuh Pak Guru! Ayo kita action!
7.
gerhanacoklat | 22/10/2010 pada 12:32
saya sedang mengerjakan citacita saya dengan sungguh2 koq
8.
Erdien | Ceritaku Suka-Suka | 22/10/2010 pada 20:25
Alhamdulillah… syukurlah kalo begitu, semoga sukses selalu, amin!
9.
Erdien | Ceritaku Suka-Suka | 29/10/2010 pada 10:39
SYukurlah kalo begitu, semoga sukses selalu
10.
Kuker | 25/10/2010 pada 11:06
dan jangan lupakan doa..
11.
iin syah | 29/10/2010 pada 07:10
Cita-cita…..
mmmm, terkadang suka berapi-api di hati.
Tapi tak jarang ketika dijalani
apinya suka mengecil, asal masih ada nyalanya
mudah-mudahan perlahan bisa berkobar lagi.
Eh, itu Iin lho.
Yang idealnya mah berkobar terus ya?
hehe, salam…
12.
Erdien | Ceritaku Suka-Suka | 29/10/2010 pada 10:45
Pada umumnya seperti itu keknya. Termasuk aku di dalamnya sepertinya
. Namun, perlu upaya serius untuk mengatasinya.
13.
febriy | 30/10/2010 pada 21:29
anda benar sekali…….. saya punya cita2, tapi saya berserah pada nasib dan takdir+ usaha pastinya….
14.
Erdien | Sundagasik | 05/11/2010 pada 21:55
Intinya sieh itu, “USAHA”
15.
An | 03/11/2010 pada 10:43
ibaratnya kalau punya visi harus ada misi dan tindakan nyata
salam…
16.
Erdien | Sundagasik | 05/11/2010 pada 21:56
Ya, sepakat!
Salam…
17. gw mo nambah penghasilan nih….gmana caranya.gw tinggal di banjarmasin….? | Indonesia Search Engine | 16/11/2010 pada 07:26
[...] Butuh Usaha Nyata untuk Mewujudkan Cita-Cita « Vierdien's Blog [...]
18.
Amee Weiher | 05/01/2012 pada 14:25
Apple now has Rhapsody as an app, which is a great start, but it is currently hampered by the inability to store locally on your iPod, and has a dismal 64kbps bit rate. If this changes, then it will somewhat negate this advantage for the Zune, but the 10 songs per month will still be a big plus in Zune Pass’ favor.